Kamis, 24 Juli 2014

TEMPAT WISATA DIBANTEN

Provinsi Banten adalah Provinsi yang terletak di ujung barat Pulau Jawa. Karena lokasinya yang strategis, provinsi Banten memiliki potensi wisata yang luar biasa sehingga sering menjadi pilihan tempat wisata bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Tempat wisata di Banten dan sekitarnya yang manakah yang pantas dikunjungi? Berikut ulasannya.

1. Pantai Anyer

Pantai Anyer 300x193 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Pantai Anyer
Pantai Anyer adalah salah satu tempat wisata di Banten yang paling ramai dan populer, terutama bagi penduduk Jakarta dan sekitarnya karena dekat dan terjangkau. Berlokasi di Kabupatan Serang, Banten, Pantai Anyer adalah pantai yang memiliki pasir putih yang indah dan menarik. Dinamakan Pantai Anyer karena pantai ini berada di sepanjang Kecamatan Anyer, Banten. Aktifitas yang dapat anda lakukan di Pantai Anyer adalah berenang, bermain pasir, bermain olahraga air, berselancar, menyelam, menikmati pemandangan pantai, hingga menyantap hidangan laut yang nikmat di pinggir pantai. Apabila ingin menginap, tidak perlu kuatir karena banyak sekali hotel di sekitar Pantai Anyer.

2. Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon 300x200 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Taman Nasional Ujung Kulon
Taman Nasional Ujung Kulon sesuai dengan namanya, berada di ujung barat Pulau Jawa. Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon tidak hanya mencakup kawasan daratan yang ada di Pulau Jawa saja, melainkan juga termasuk beberapa pulau di sekitar ujung barat Pulau Jawa. Kegiatan utama yang dapat dilakukan di Taman Nasional Ujung Kulon adalah trekking, berkemah, dan melihat alam liar. Fungsi utama Taman Nasional Ujung Kulon selain sebagai tempat wisata adalah sebagai tempat perlindungan badak. Taman Nasional Ujung Kulon mengajarkan kita suatu hal penting yaitu pentingnya menjaga kelestarian alam di sekitar kita.

3. Tanjung Lesung

Tanjung Lesung 300x244 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Tanjung Lesung
Tanjung Lesung adalah nama sebuah kawasan pantai yang eksklusif dan terawat di ujung barat Pulau Jawa, sekitar 180 KM dari kota Jakarta. Memiliki pantai yang masih asri dan bersih dengan pasir putihnya Tanjung Lesung adalah pantai terbaik di Jawa Barat menurut saya. Kegiatan yang dapat dilakukan di Tanjung Lesung yaitu bermain pasir, menyelam, bermain olahraga air, memancing, dan menginap di villa yang sangat bagus. Apabila anda datang pada musim hujan, berhati-hatilah karena ombak di Tanjung Lesung cukup besar. Berlokasi di Kabupaten Pandeglang, Banten, Tanjung Lesung memiliki luas sekitar 1500 hektar dengan fasilitas lengkap dan merupakan tempat wisata di Banten yang harus anda kunjungi.

4. Gunung Krakatau

Gunung Krakatau 300x200 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Gunung Krakatau
Gunung Krakatau adalah gunung berapi yang pernah meletus dengan hebat dan berdampak tidak hanya kepada Indonesia, namun juga mancanegara. Sekarang ini, Gunung Krakatau adalah salah satu tempat wisata di Banten yang paling disukai pendaki gunung. Kegiatan utama dan paling favorit di sini adalah mendaki Gunung Krakatau, banyak sekali agen tur yang menawarkan paket mendaki Gunung Krakatau mulai dari paket 1 hari, hingga paket 4 hari.

5. Kampung Baduy

Kampung Baduy 300x212 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Kampung Baduy
Kampung Baduy adalah kampungnya suku Baduy. Suku Baduy adalah suku yang masih kental adat sundanya, dan merupakan salah satu suku asli yang ada di Banten. Kampung Baduy yang berada di Kabupaten Lebak, Banten ini memiliki penduduk sekitar 8,000 jiwa dan terbagi menjadi 2, yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. Suku Baduy Dalam adalah Suku Baduy yang menolak dunia luar, sedangkan Suku Baduy Luar adalah suku Baduy yang lebih terbuka pada dunia luar.

6. Pantai Sawarna

Pantai Sawarna 300x205 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Pantai Sawarna
Pantai Sawarna merupakan kawasan wisata pantai di Banten yang tergolong baru. Pantai Sawarna mulai ramai dikunjungi wisatawan sekitar tahun 2000 karena promosi yang ada di internet. Terletak di Desa Sawarna, Pantai Sawarna berjarak kurang lebih 150 KM dari Rangkasbitung. Setiap harinya, Pantai Sawarna dikunjungi oleh ratusan orang, baik yang dari sekitar Jawa Barat, hingga yang dari luar negeri. Biasanya wisatawan luar negeri datang ke Pantai Sawarna untuk berselancar karena Pantai Sawarna memiliki ombak yang cukup besar. Sekarang ini sudah banyak penginapan di sekitar Pantai Sawarna jadi sangat mudah berwisata di Pantai Sawarna.

7. Pulau Umang

Pulau Umang 300x200 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Pulau Umang
Pulau Umang berlokasi dekat dengan Tanjung Lesung, Banten, sekitar 180 KM dari Jakarta. Pulau Umang adalah pulau dengan luas sekitar 5 hektar dan di khususkan sebagai tempat wisata yang dikelola oleh pihak swasta. Fasilitas yang dimiliki Pulau Umang sangat lengkap, mulai dari kolam renang, karaoke, sarana olahraga, ruang pertemuan, permainan air, dan lain-lain. Apabila anda berminat untuk berwisata ke Pulau Umang, jangan lupa membawa tabir surya.

8. Arung Jeram Sungai Ciberang

Arung Jeram Sungai Ciberang 300x225 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Arung Jeram Sungai Ciberang
Sungai Ciberang, Banten adalah salah satu lokasi arung jeram di sekitar Jakarta yang paling saya sukai. Hal ini dikarenakan kondisi pegunungan yang dilalui Sungai Ciberang masih sangat asri dan hijau, sehingga perjalanan menuju ke lokasi arung jeram sangatlah menyejukan hati. Begitu pula dengan sungainya, pemandangan yang di dapat ketika melakukan pengarungan sangatlah indah. Namun, terkadang sungai ini kering, jadi sebelum memesan paket arung jeram Sungai Ciberang, sebaiknya anda bertanya terlebih dahulu bagaimana kondisi air Sungai Ciberang. Perjalanan menuju lokasi arung jeram Sungai Ciberang akan melewati jalan yang terjal dan berliku, oleh karena itu saran saya jangan menggunakan bus ukuran besar karena perjalanan anda bisa menjadi sebuah perjalanan yang menakutkan!

9. Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten 225x300 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Masjid Agung Banten
Masjid Agung Banten adalah sebuah peninggalan sejarah yang sangat penting. Berdiri sejak tahun 1569, Masjid Agung Banten memiliki arsitektur bangunan yang kental dengan arsitektur jaman dahulu dan merupakan perbaduan dari berbagai macam budaya yang berbeda, di antaranya budaya Hindu, China, Jawa, dan Eropa. Bukan hanya Masjid saja yang dapat ditemui di lokasi ini, melainkan juga peninggalan dari kerajaan Islam yang pernah ada di Banten, lengkap dengan makam orang-orang yang berjasa dalam pengembangan agama Islam di banten. Selain ramai dikunjungi penziara dan umat Islam, Masjid Agung Banten setiap harinya juga ramai dikunjungi wisatawan yang tertarik dengan sejarah Islam.

10. Pulau Dua / Pulau Burung

Pulau Dua Pulau Burung 300x159 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Pulau Dua / Pulau Burung
Pulau Dua atau Pulau Burung, adalah cagar alam seluas 30 hektar yang berlokasi di lepas pantai Banten. Seperti namanya, pulau ini dihuni oleh berbagai jenis burung dalam jumlah besar. Sekitar bulan April sampai dengan bulan Agustus, banyak sekali burung dari berbagai benua datang berkunjung ke Pulau Burung. Setelah musim berlalu, sebagian besar burung tersebut kembali ke tempat asalnya.

11. Rawa Dano

Rawa Dano 300x210 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Rawa Dano
Terletak di Kabupaten Serang dengan jarak sekitar 100 KM dari Jakarta, Rawa Dano adalah salah satu tempat wisata di Banten yang menawarkan keindahan alam. Rawa Dano sesuai dengan namanya, adalah kawasan yang memiliki danau, rawa-rawa, dan hutan. Di tempat seluas kurang lebih 2,500 hektar ini, banyak hidup berbagai jenis reptil seperti ular dan kadal. Menurut cerita, dulunya Rawa Dano adalah sebuah gunung berapi yang sudah tidak aktif lalu berubah menjadi sebuah danau yang di atasnya terdapat rawa-rawa.

12. Pantai Bagedur

Pantai Bagedur 300x225 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Pantai Bagedur
Pantai Bagedur adalah sebuah tempat wisata di Banten yang berjarak sekitar 115 KM dari Rangkasbitung, tepatnya di Kecamatan Malingping. Bagi anda yang bukan penduduk Banten, mungkin baru pertama kali mendengar nama Pantai Bagedur, wajar saja memang Pantai Bagedur tidak begitu populer, namun bagi warga Banten, tempat ini sudah tidak asing lagi karena pantai ini masih asri. Dengan panjang pantai sekitar 10 KM, lebar sekitar 50 meter, dan pasirnya yang coklat, Pantai Bagedur mendapatkan banyak pengunjung setiap harinya. Karena pasirnya yang berkarakter padat, pasir pantai ini dapat dilewati oleh kendaraan bermotor.

13. Danau Tasikardi

Danau Tasikardi 300x201 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Danau Tasikardi
Nama Danau Tasikardi berasal dari bahasa Sunda dengan arti danau buatan. Danau Tasikardi yang terletak di Kecamatan Kramatwatu adalah salah satu peninggalan Sultan Banten dengan luas sekitar 5 hektar. Danau Tasikardi dulunya digunakan sebagai sebuah tempat rekreasi bagi keluarga Sultan, namun sekarang sudah menjadi tempat wisata di Banten yang bebas untuk umum. Berlokasi sektiar 6 KM di sebalah barat kota Serang, Danau Tasikardi juga berfungsi sebagai penampung air Sungai Cibanten dan juga untuk mengairi sawah. Yang dapat anda lakukan di Danau Tasikardi adalah memancing, berkemah, bermain perahu air, menikmati suasana sejuk, hingga menyeberang ke tengah danau untuk mengunjungi pulau yang memiliki peninggalan Sultan banten.

14. Pulau Sangiang

Pulau Sangiang 300x200 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Pulau Sangiang
Pulau Sangiang adalah sebuah pulau yang terletak di Selat Sunda, Banten. Pulau Sangiang dapat dicapai dengan menggunakan perahu dari Pantai Anyer selama kurang lebih 45 menit. Pulau Sangiang adalah milik swasta dan sepenuhnya dikembangkan menjadi sebuah kawasan wisata oleh pihak swasta tersebut. Jenis wisata yang dapat anda nikmati di pulau dengan luas sekitar 700 hentar ini adalah wisata bahari, wisata budaya, wisata ilmiah, dan wisata alam. Kegiatan yang dapat anda lakukan di Pulau Sangiang adalah bersepeda, mendaki gunung, berkemah, menyelam, memancing, berjemur di pantai, hingga menikmati sisa perang dunia berupa benteng Jepang.

15. Pantai Carita

Pantai Carita 300x193 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Pantai Carita
Terletak di pesisir barat Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglang, Pantai Carita adalah salah satu tempat wisata di Banten yang paling terkenal di Indonesia. Yang paling menarik dari Pantai Carita adalah anda dapat melihat Gunung Krakatau dari tepi pantai. Karakteristik ombak di Pantai Carita adalah ombak kecil yang menghembus tepian pantai dengan pasir putihnya. Seperti selayaknya kawasan wisata populer lainnya, tentu saja fasilitas yang dimiliki Pantai Carita sangatlah lengkap, jadi anda tidak perlu kuatir dengan fasilitas yang ada di Pantai Carita. Berlokasi sekitar 160 KM dari Jakarta, Pantai Carita adalah tempat wisata di sekitar Jakarta yang cocok untuk anda kunjungi dikala bosan dengan tempat wisata yang itu-itu saja.

16. Pantai Karang Bolong

Pantai Karang Bolong 300x225 16 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya
Pantai Karang Bolong
Pantai Karang Bolong berlokasi sekitar 40 KM dari kota Serang, Banten, dekat dengan Pantai Anyer. Pantai Karang Bolong adalah pantai yang sangat unik. Sesuai dengan namanya, Pantai Karang Bolong adalah pantai yang berada di dalam sebuah karang yang bolong karena hempasan ombak. Anda tidak dapat berenang di Pantai Karang Bolong karena banyak karang di lokasi ini sehingga dapat membahayakan anda. Menurut saya Pantai Karang Bolong adalah salah satu pantai yang paling unik di Banten.

Minggu, 02 Februari 2014

MENGIMPORT POINT AUTO CAD 2004



         Ada banyak format file yang dapat digunakan untuk melakukan import point kedalam database point project. Anda juga dapat malakukan costum format file untuk menyesuaikan dengan format file lain. Pada bagian ini anda akan mencoba membuat format file untuk file text ASCII, dan mengimportnya kedalam drawing.
        Anda jalankan Audesk Land Desktop anda dan ikuti langkah langkah berikut:
  1. Pada menu File klik Open dan untuk menampilkan kotak dialog Pen Drawing : Project Based.
  2. Dari daftar yang ada pada Project Name pilih TUTORIAL2, DARI DAFTAR Select Project Drawing pilih Lesson8.dwg dan klik OK.
  3. Pada menu Project klik Workspace untuk menampilkan tollbar Workspace. Dari daftar yang ada pilih Land Desktop untuk menampilkan menu Land Desktop.

A.   Membuat Format File Point
       Pada bagian ini anda akan membuat format file untuk point untuk menyesuaikan format dari file yang disediakan, dalam kasus ini akan digunakan northing, easting, elevation, dan description. Lakukalah langkah berikut ini :
       Pada menu Point klik Import/Export Points Format Manager untuk menampilkan kotak dialog Format Manager.
  1. Klik Add untuk Menampilkan kotak dialog Format Manager-Select Format.
  2. Dari daftar yang muncul pilih User Point File dan klik OK untuk menampilkan kotak dialog Point File Format.
  3. Masukkan Tutorial untuk Format Name dari daftar Default Extention klik .txt dan masukkan (exclamation point) untuk Comment Tag.
  4. Pilih Delimited By, dan pastikan kotak sebelah kanan label Delimited By sudah kosong. Ini berarti anda memilih format file space delimited yang artinya koordinat anda nanti akan dipisahkan oleh spasi. Anda dapat menentukan file comma-delimited, atau menggunakan bentuk lain sebagi delimiter.
  5. Klik Load untuk menampilkan kotak dialog Select Source, arahkan pada folder \Land Projects 2007\Tutorial2\Survey, pilih Topo_pnt.txt, dan klik Open.fs
  6. Baris pertama dari file topo_pnt.txt ditampilkan pada agian bawah kotak dialog.
  7. Klik kolom heading pada bagian kiri untuk menampilkan kotak dialog Select Column Name.
  8. Dari daftar yang muncul pilih Northing dab klik OK untuk kembali ke kotak dilaog Point File Format.
  9. Klik kolom heading berikutnya untuk menampilkan kotak dialog Format Manger-Select Column Name.
  10. Dari daftar yang muncul pilih Easting dan klik OK utnuk kembali ke kotak dialog Point File Format.
  11. Klik kolom heading berikutnya untuk menampilkan kotak dialog Format Manger-Select Column Name.
  12. Dari daftar yang muncul pilih Elevation dan klik OK untuk kembali ke kotak dialog Point File Format.
  13. Klik kolom heading berikutnya untuk menampilkan kotak dialog Format Manger-Select Column Name.
  14. Dari daftar yang muncul pilih Description dan klik OK untuk kembali ke kotak dialog Point File Format.
  15. Klik Parse untuk menampilkan data file point text ASCII dibawah kolom heading yang baru.
  16. Gulung kebawah dan pastikan yang baru saja anda buat sudah sesuai dengan file yang anda panggil/load.
  17. Klik OK untuk kembali ke format Manager dan klik Close.
      Sampai disini sudah sekesai bagaimana membuat format file untuk mengimport point.
  
B.   Meng-Import File Point Dari Text ASCII
       Disini anda akan memngimport opint file dari text ASCII kedalam database dan drawing. Lakukan langkah berikut :
  1. Pada menu Point klik Import/Export Points Import Options untuk menampilkan kotak dialog COGO DatabaseImport Options.
  2. Pastikan Use next point number sudah dipilih dan klik OK untuk melanjutkan.
  3. Pada menu Points klik Import/Export Points Import Points untuk menampilkan kotak dialog Format Manager-Import Points.
  4. Dari daftar Format, pilih Tutorial dan pastikan file sumbernya adalah \Land Projects 2007\Tutorial2\Survey\Topo_pnt.txt.
  5. Pilih check box Add Points to Point Group dan klik icon Create New Point Group untuk menampilkan kotak dialog Format Manger-Create Group.
  6. Masukkan Topo_Area1 untuk Name dan klik OK untuk kembali ke kotak dialog Format Manager – Import Points dan klik OK untuk kembali ke kotak dialog COGO Database Import Options.
  7. Klik OK untuk menutup kotak dialog COGO Database Import Options dan memulai prosesing point. Point akan dip roses dan dibaca didalam database point dan drawing.
  8. Pada menu View klik Named View untuk menampikan kotak dialog View, dibawah Name pilh 2 dan klik Set Current lalu klik OK.
  9. Pada menu klik List Point untuk menampilkan kotak dialog List Point.
  10. Pastikan pilihan Enable filtering sudah dipilh.
  11. Klik tombol Reset untuk menghilangkan pilihan sebelumnya.
  12. Klik tab Point Groups, pilih point group Topo_Area1 dari daftar, dan klik tab List.
Anda coba untuk mereview data point teersebut dan jika sudah selesai klik OK. 

C.    Latihan mengimport Points
        Salahsatu proses pertama yang terpenting dalam pengolahan data dalam Land Desktop adalah mengimport point. Points tersebut adalah titik-tentunya- yang kita peroleh dari lapangan yang didefinisikan dalam bentuk koordinat X, Y, Z. kadang data tersebut kita peroleh dari hasil perhitungan, seperti halnya jika anda menggunakan tabel Bowditch untuk memperoleh nilai X dan Y dari koordinat referensi. Namun seringkali data titik-titik tersebut kita peroleh dari Total Station. yap Total station! alat kesayangan kita.   
        Data yang diperoleh dari lapangan adalah data titik. yang diunduh dalam format tertentu dan bisa ditampilkan di microsoft excel. tutorial berikut adalah step by step cara mengimport point dari data TS yang baru saja di download. selamat mengikuti.
        Data X, Y, & Z suatu lokasi pengukuran
Point
North
East
Elevation
Description
1
265111.320
9609490.570
82.533
BM
2
265105.440
9609496.740
83.654
B-1
3
265098.710
9609504.860
84.193
B-2
4
265091.010
9609502.130
85.943
B-3
5
265085.670
9609498.010
86.001
B-4
6
265079.870
9609493.590
86.256
B-5
7
265073.540
9609490.610
87.533
B-6
8
265099.050
9609500.260
81.910
B-7
9
265093.750
9609497.120
82.089
B-8
10
265089.720
9609493.990
80.826
B-9
11
265085.350
9609489.850
80.715
B-10
12
265080.300
9609486.390
80.329
B-11
13
265082.130
9609482.280
77.446
B-12
14
265085.080
9609479.110
76.197
B-13
15
265088.590
9609476.070
77.062
B-14
16
265083.010
9609475.730
75.674
B-15
17
265087.650
9609472.640
75.638
B-16
18
265093.370
9609475.420
75.740
B-17
19
265087.360
9609480.210
75.625
B-18
20
265090.350
9609483.680
75.713
B-19
21
265089.750
9609487.550
77.447
B-20
22
265098.380
9609489.140
75.934
B-21
23
265096.330
9609492.600
78.817
B-22
24
265099.690
9609494.860
79.057
B-23
25
265117.010
9609478.770
78.173
B-24
26
265118.560
9609475.150
80.095
B-25
27
265112.650
9609472.300
79.548
B-26
28
265117.720
9609466.100
81.976
B-27
29
265112.140
9609463.800
81.835
B-28
30
265106.880
9609461.830
80.044
B-29
31
265105.510
9609469.170
77.414
B-30
32
265101.100
9609470.630
78.111
B-31
33
265097.630
9609474.370
75.807
B-32
34
265094.970
9609465.220
78.064
B-33
35
265089.410
9609467.940
75.739
B-34
36
265091.230
9609462.170
75.703
B-35
37
265096.540
9609459.260
77.044
B-36
38
265097.910
9609455.580
77.681
B-37
39
265099.260
9609452.760
79.660
B-38
40
265100.010
9609448.010
81.104
B-39
41
265096.770
9609443.070
82.801
B-40
42
265096.980
9609436.140
84.878
B-41
43
265091.760
9609432.610
85.509
B-42
44
265087.160
9609439.900
83.664
B-43
45
265091.720
9609451.420
80.703
B-44
46
265082.270
9609450.240
79.483
B-45
47
265080.900
9609454.540
77.585
B-46
48
265078.620
9609458.500
75.661
B-47
49
265090.610
9609457.930
77.967
B-48
50
265093.950
9609457.540
78.224
B-49
51
265090.010
9609462.170
75.752
B-50
52
265095.310
9609471.630
75.548
B-51
53
265097.410
9609475.380
75.537
B-52
54
265103.690
9609474.440
75.489
B-53
55
265114.040
9609459.580
80.648
B-54
56
265116.270
9609453.190
83.479
B-55
57
265118.030
9609444.360
84.827
B-56
58
265110.660
9609438.300
86.581
B-57
59
265106.310
9609437.950
85.686
B-58
60
265101.410
9609432.450
87.121
B-59
61
265105.970
9609424.220
88.734
B-60
62
265109.600
9609427.740
86.810
B-61
63
265104.940
9609436.090
85.173
B-62
64
265117.320
9609461.790
80.785
B-63
65
265121.580
9609466.130
81.204
B-64
66
265125.320
9609455.720
82.208
B-65
67
265126.090
9609446.770
84.988
B-66
68
265131.740
9609440.730
87.228
B-67
69
265137.220
9609437.510
88.503
B-68
70
265132.510
9609428.830
88.988
B-69
71
265130.230
9609433.040
87.810
B-70
72
265128.180
9609435.530
86.078
B-71
73
265126.480
9609438.920
85.023
B-72
74
265094.150
9609427.100
86.432
B-73
75
265093.710
9609414.280
87.078
B-74
76
265076.360
9609424.390
84.551
B-75
77
265072.210
9609430.960
84.242
B-76
78
265073.020
9609439.570
81.496
B-77
79
265063.150
9609436.200
81.406
B-78
80
265062.480
9609421.190
84.909
B-79
81
265057.660
9609433.700
82.605
B-80
82
265056.330
9609440.200
81.433
B-81
83
265063.460
9609439.910
79.332
B-82
84
265066.610
9609443.980
78.513
B-83
85
265070.810
9609445.070
78.739
B-84
86
265068.060
9609449.170
75.709
B-85
87
265064.820
9609447.470
75.528
B-86
88
265060.490
9609451.940
75.598
B-87
89
265055.610
9609451.420
75.524
B-90
90
265054.370
9609446.900
78.057
B-91
91
265053.740
9609450.790
75.712
B-92
92
265052.200
9609432.250
81.214
B-93
93
265046.240
9609437.320
80.521
P 1
94
265042.710
9609429.990
81.139
P 1-1
95
265033.990
9609429.160
83.215
P 1-2
96
265074.610
9609447.460
77.443
P 1-3
97
265072.010
9609451.310
75.393
P 1-4
98
265078.550
9609447.490
79.241
P 1-5
99
265036.100
9609449.710
84.362
P 1-6
100
265037.000
9609451.990
83.219
P 1-7
101
265038.630
9609456.270
83.297
P 1-8
102
265038.420
9609459.680
84.817
P 1-9
103
265032.050
9609458.700
85.858
P 1-10
104
265037.380
9609464.520
86.490
P 1-11
105
265044.050
9609480.420
88.540
P 1-12
106
265053.120
9609485.230
89.814
P 1-13
107
265062.870
9609486.660
89.130
P 1-14
108
265062.580
9609478.100
79.201
P 1-15
109
265068.270
9609475.440
75.678
P 1-16
110
265068.020
9609479.880
77.685
P 1-17
111
265071.850
9609477.550
75.501
P 1-18
112
265073.900
9609481.140
78.053
P 1-19
113
265074.580
9609477.460
75.536
P 1-20
114
265074.790
9609480.940
78.343
P 1-21
115
265081.110
9609477.610
75.508
P 1-22
116
265104.140
9609492.740
76.664
P 1-23
117
265105.500
9609489.820
75.622
P 1-24
118
265110.410
9609485.410
76.015
P 1-25
119
265111.220
9609483.910
75.519
P 1-26
120
265121.360
9609485.030
75.874
P 1-27
121
265118.870
9609484.250
75.445
P 1-28
122
265054.410
9609477.660
80.704
P 1-29
123
265054.390
9609473.290
77.113
P 1-30
124
265053.550
9609470.240
75.550
P 1-31
125
265047.780
9609467.550
75.438
P 1-32
126
265044.280
9609466.100
75.644
P 1-33
127
265040.920
9609466.240
76.625
P 1-34
128
265042.630
9609458.410
79.276
P 1-35
129
265044.730
9609457.160
76.624
P 1-36
130
265050.260
9609457.320
75.713
P 1-37
  1. Copy paste/ ketik – lah dataset - berikut ke microsoft excel.
  2. Save as lah data tersebut. isi File name dengan nama ‘plot’ dan dengan save as type: Text (Tab Delimited) (.*txt)
  3. Akan ada pertanyaan ‘Do you want to keep the workbook in this format?’ klik Yes.
  4. Tutup file excel anda, dan klik Yes jika ada pertanyaan setelahnya.
  5. Bukalah program Land Desktop anda dan buat file baru disana. cara membuat file baru di LD bisa dilihat di posting tutorial saya terdahulu.
  6. Klik menu Points –> Import/Export Points –> Import points
  7. Maka akan muncul window Format Manager – Import Points. pada pilihan format pilih PENZD (space delimited) dan pada pilihan Source file pilihlah file ‘plot.txt’ pada direktori dimana anda menyimpan file ecxel tersebut. lalu klik Ok.
  8. Akan muncul window COGO database Import Option. terima semua default yang ada disana dengan mengklik OK.
  9. Jika Points anda telah ter import maka akan ada tulisan ‘Done!’ di command propmt anda. itu artinya points sudah berhasil terimport.
  10. Apakah points anda tidak terlihat? klik menu View –> Zoom –> Extents. ta daa.. beginilah penampakan points anda jika berhasil. 
 
   koq ngga jelas? tenaang, select semua points tersebut dan klik kanan, pilih Display Properties. Akan muncul Point Display Properties. pada Text tab Gantilah Text Size anda dari ‘5.000′ menjadi ‘1.000′ units. Pada Marker tab, gantilah Size in Absolute Units anda dari ‘5.000′ menjadi ‘1.000′. lali klik Ok. Maka.. points anda akan lebih mudah dilihat dan dibaca.
 
        Anda bisa mengganti simbol point anda menjadi tanda Plus, Titik, Kotak dan lain-lain dari Point Display Propertiestadi, sesuka anda.

           Masalah yang sering saya pribadi temukan dalam proses import mengimport point adalah sering terbaliknya meletakkan Northing di kolom Easting dan sebaliknya yang menyebabkan layout hasil import-an point tadi terbalik, seperti habis di mirror. Perhatikan, bahwa format point secara umum yang dibaca oleh LD, juga yang diunduh dari instrumen ukur seperti TS adalah P E N Z D !
Ini dia properties yang pasti dipunyai sebuah point :

P untuk Point, biasanya berupa angka yang menunjukkan urutan 1,2,3,4 dst
E untuk Easting, ini koordinat dalam Easting
N untuk Northing, koordinat dalam Northing
Z untuk elevasi point
D untuk description, biasanya berupa text misal BM, TBM, Corner, jln dan lain-lain

         Saya menggunakan excel untuk mereview keseluruhan point sebelum di import ke LD, satu file, satu page saja dan disimpan dalam format Text (Tab Delimited) (.*txt) kolom A, B, C, D dan E masing-masing saya isi dengan P, E, N, Z, dan D.
         Begitu pula saat mengimportnya ke LD dengan mengklik menu: Points –> Import/Export Points –> Import Points, lalu menyesuaikan formatnya yang PENZD (space delimited). niscaya dengan cara ini, proses import points anda akan terasa lebih mudah. coz ini adalah hasil Trial and Error setelah sekian lama. Tidak menutup kemungkinan anda punya formula sendiri yang paling manjur setelah beberapa saat familiar dengan LD, karena ada banyaknya pilihan menu disana.
        Bila anda merasa layout hasil import points anda di Ld tidak sesuai dengan kondisi lapangan, ada kemungkinan anda salah meletakkan N di E atau sebaliknya. cek dan ricek ulang disitu sebelum cek propertiesnya yang lain.